Sabtu, 18 Juni 2011

Senja Di Selat Sunda

Senja ini
Sewarna hariku
Merona
Merekah
Seiring hadirmu

Seperti kemarin
Senja ini
Hadirkan bayangmu

Dan kala senja
Semakin gelap
Bayangmu pun pudar
Seiring temaram senja sore ini

Tapi....
Esok hari
Kunanti kau
Kan ku tanya pada mentari
Adakah kau datang
Membawa sebuah janji
Tuk bertemu kembali
Disini....
Di selat Sunda ini.......

Jumat, 17 Juni 2011

Panggil aku,Ibu.....

Malam ini....
Kupandangi
Wajahmu
Berseri....

Seringkali....
Ditengah malam sunyi
Kau menangis tanpa henti
Ku tak tahu harus apalagi

Seringkali .....
Aku tak mengerti
Bahasa yang kau pakai
Tuk mengungkapkan rasa hati

Aku tahu .....
Kau terperangkap dalam sunyi
Tanpa kawan
Yang bisa kau ajak berbagi

Ku takkan diam....
Selalu kucari jalan
Karena telah lama kumerindu
Kau panggil aku, Ibu......

Rabu, 15 Juni 2011

Apa Kabarmu,Kawan

Apa kabarmu,kawan
Mengapa tak jua kau temui aku
Di tempat biasa

Apa kabarmu,kawan
Mengapa tak jua kau kabari aku
Seperti biasa

Datanglah padaku,kawan
Ceritakan....
Bahagiamu
Mimpi-mimpimu
Harapanmu....

Ceritakan padaku,kawan
Dukamu
Laramu
Kecewamu.....
Usah kau simpan itu semua
Sendiri

Bulan Dan Bintang

Bulan itu temaram
Tertutup awan
Kemanakah cahayanya
Yang selalu berpendar?

Langit itu kelam
Yang biasanya bertabur bintang
Kemanakah BINTANG itu
Yang biasanya selalu bersinar?

Bintang.....
Adakah resah hatimu
Membuat muram ....
Cahayamu.....

Minggu, 12 Juni 2011

Di Ujung Jalan Itu

Sunyi ini mencekam jiwa
Bagaimana ku kabarkan rasa
Ke seberang samudera

Masih saja seperti dulu
Di ujung jalan itu
Kau mengantarku
Menggapai asa meraih mimpi
Kugenggam sudah ku taruh kembali

Kuingin sepertimu....
Mengasuhku sepanjang waktu
Memberiku cinta di setiap kata

Di ujung jalan itu...
Masih kuingat senyummu
Meski perih....kutahu
Meski berat....kurasa
Di ujung jalan itu...
Kau menunggu
Kehadiranku.....

Sabtu, 11 Juni 2011

Spirit of Indonesia

Semangatmu....
Terus menyala
Berkobar
Berpendar

Kirimkan padaku
Api didalam dadamu
Pacu diriku
Seperti dirimu

Datanglah padaku
Kobarkan semangatku
Menuju....
Indonesia Baru.....

SESAL

Kupernah torehkan luka
Dengan sebuah kata
Yang menggores jiwa
Tak pernah sengaja

Kusadari it alpa
Kutarik satu kata
Dengan seratus kata
Tetap saja
Terlanjur luka

Hingga kini...
Sesal itu masih ada
Menyesakkan dada
Meski maaf tlah kudapat jua

Bagaimana harus kupinta
Semua kembali semula
Jika kini....
menoleh pun kau tak mau lagi.....

Antara Kita

Pertemuan kita
Tak pernah sengaja
Hingga sering bersua
Di media....

Tak ku kenal kau
Sebelumnya....
Tak kau kenal aku
Mungkin tuk selamanya

Adakah asa yang kucoba sapa
Mengulur tangan tanpa bicara
Meski terbentang samudra
Meski takkan pernah bersua
Tetap kumendamba
Pertemuan kita......

DUA PERMATA

Pada wajahnya kuberkaca
Seperti apa wajahku
Pada tuturnya kusadari
Seperti apa bahasaku

Pada malam hening sepi
kupandangi....
Wajah mungil bagai bidadari
Dialah.....
Kepada siapa kuberbagi hari
Kepada siapa kugantungkan mimpi
Walau baru sebatas imaji.....